Kamis, 26 Februari 2015

Sudahkah kita "bersyukur" hari ini?

Alhamdulillah, hari ini kita masih diberikan Allah kesempatan untuk hidup dan melakukan aktifitas seperti biasanya karena tidak semua orang bisa merasakan hal seperti itu, ada yang hari ini adalah hari terakhirnya di dunia, ada yang hari ini dalam kondisi sakit parah, ada lain sebagainya. 

Lalu mengapa kita harus tetap bersyukur walaupun hari ini masih dalam kekurangan atau masih hidup susah? Kerena walaupun kita berada dalam kondisi hidup yang susah tetapi kita masih diberikan kesehatan badan (berapa banyak saudara-saudara kita yang hari ini sedang sakit?), kita masih diberikan keamanan negara (berapa banyak saudara-saudara kita yang dalam keadaan berperang hari ini?), kita masih memiliki makanan untuk dimakan (berapa banyak saudara-saudara kita yang kelaparan karena tidak bisa membeli makanan hari ini?), kita masih bisa menghirup udara dengan gratis (berapa banyak saudara-saudara kita yang harus dibantu dengan tabung oksigen pernapasannya dan harus membayar mahal untuk itu). "Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan sanggup menghitungnya." (QS. Ibrahim: 34).

Terkadang kita menganggap berjalan dengan kedua kaki merupakan hal yang sepele, sedang kaki akan menjadi bengkak bila digunakan berjalan tiada henti. Terkadang kita mengira berdiri tegak di atas kedua betis itu suatu yang mudah sedangkan keduanya bisa saja tidak kuat atau suatu ketika patah. Mari kita pikirkan, betapa besarnya fungsi pendengaranyang dengannya Allah menjauhkan kita dari ketulian. Mari kita renungkan dan raba kembali mata kita yang tidak buta. Ingatlah dengan kulit kita yang terbebas dari penyakit lepra dan supak. Dan mari kita renungkan betapa dahsyatnya fungsi otak  kita yang selalu sehat dan terhindar dari kegilaan yang menghinakan. "Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?" (QS. Ar-Rahman: 13).

Maukah kita menukarkan mata kita dengan emas sebesar gunung Uhud atau menjual pendengaran kita seharga perak satu bukit? Apakah kita mau membeli istana-istana yang menjulang tinggi dengan lidah kita, hingga kita bisu? Maukah kita menukar kedua tangan kita dengan untaian mutiara, sementara tangan kita buntung?

Kita seringkali memikirkan sesuatu yang tidak ada, sehingga kita lupa mensyukuri apa yang sudah ada. Jiwa kita mudah terguncang hanya karena kerugian materi. Padahal, sesungguhnya kita masih memegang kunci kebahagiaan, memiliki jembatan pengantar kebahagiaan, karunia, kenikmatan, dan lain sebagainya. Mari kita pikirkan semua itu dan kemudian syukurilah. Di dunia ini kita mencari kesuksesan untuk bekal kita di akhirat nanti, oleh karena itu kita harus tetap memegang prinsip sukses untuk menyukseskan dan semoga kita tidak termasuk dalam golongan orang-orang yang mengingkari nikmat Allah. (diadaptasi dari novel La Tahzan)

@hendraahong

Rabu, 25 Februari 2015

Mengapa saya sering lupa?

Sering lupa tidak hanya terjadi pada orang lanjut usia, saat ini penyakit lupa juga sering menimpa anak muda. Mengapa lupa sering terjadi pada anak muda zaman sekarang? Ada beberapa faktor penyebabnya, diantaranya karena saat ini teknologi sudah sangat canggih, sehingga anak zaman sekarang lebih suka menggunakan kecanggihan teknologi untuk mengerjakan hal-hal sepele yang sebenarnya bisa dikerjakan dengan menggunakan kekuatan otaknya. Saat ini, pekerjaan manusia sebagian besar bisa dikerjakan oleh teknologi seperti komputer, sehingga hal tersebut membuat kita malas berfikir keras. Selain itu, faktor sering menunda-nunda juga menyebabkan seseorang lupa. Ada beberapa faktor lainnya yang menyebabkan kita sering lupa, yaitu:

  1. Kurang Tidur. Otak juga butuh istirahat, jika di waktu istirahatnya kita tetap memaksanya untuk bekerja, maka otak akan kelelahan dan menyebabkan daya mengingat otak akan berkurang. Untuk itu tidur yang berkualitas dapat menjadi solusinya. 
  2. Stress. Tekanan yang dialami ditempat kerja atau di lingkungan belajar, dapat menyebabkan stres, stres membuat otak beroperasi lebih keras sehingga kemampuan otang untuk mengingat semakin menurun.
  3. Benturan Keras pada Kepala. Saat terjadi kecelakaan, kita tidak dapat menghindari bagian mana dari tubuh kita yang terbentur, apabila terjadi benturan keras pada kepala saat kecelakaan itu dapat menyebabkan korban mengalami lupa ingatan jangka pendek sampai gegar otak. 
  4. Alzheimer. Penyakit ini membuat ingatan Anda hilang secara perlahan-lahan, mulai dari lupa nama teman dekat atau saudara dekat sampai anda lupa dengan sesuatu yang sedang Anda kerjakan.
  5. Mengkonsumsi Minuman Keras dan Narkoba. Saat mabuk seseorang tidak bisa mengendalikan hal-hal yang akan dilakukannya. Sehingga apabila keadaan ini terus-menerus terjadi dapat merusak kinerja otak dan membuat Anda memiliki penyakit lupa.
Setelah kita mengetahui apakah penyebab kita sering lupa, tidak ada salahnya kita mengubah pola hidup menjadi pola hidup lebih sehat. Kurangi tidur larut malam, temukan cara mengatasi stress, dan siaga akan penyakit-penyakit yang menyebabkan lupa ingatan. Karena alam semesta ini sudah ditentukan oleh Allah Swt. Tugas kita hanya berusaha sebaik-baiknya dan berdoa agar segala sesuatu yang kita kerjakan di ridhoi Allah Swt. Sukses Untuk Menyukseskan.

@hendraahong

Selasa, 24 Februari 2015

bukan tips berhenti merokok, hanya tips menjadi perokok 'berkelas'

sumber gambar: https://rsudpadangpanjang.files.wordpress.com/2014/01/bahaya-rokok.jpg

Taukah saudara-saudari? di mesin pencarian google, apabila kita mengetikkan kata 'bahaya' maka kata sugesti pertama yang muncul adalah 'bahaya merokok', selanjutnya disusul oleh 'bahaya rokok elektrik' dan diposisi ketiga muncul sugesti 'bahaya mie instan'. Itu berarti sangat banyak orang yang mencari dampak dari bahaya merokok, tetapi mengapa perokok semakin hari semakin banyak? Menurut saya hal tersebut karena memulai menjadi perokok lebih mudah dibandingkan berhenti merokok. Perokok yang sudah mengetahui bahaya merokok pun tak berdaya ketika ingin berhenti merokok di saat itu juga, karena candu rokok merupakan salah satu kecanduan yang sulit di obati jika tidak punya niat dan tekat yang kuat serta lingkungan yang mendukung. Selain itu, uang yang dibuang untuk membeli rokok merupakan uang yang mubazir dan terkesan foya-foya padahal masih banyak kebutuhan hidup yang belum terpenuhi, apalagi perokok yang menghabiskan 2-3 bungkus rokok per harinya, jika uang itu dikumpulkan selama setahun bisa digunakan untuk membeli sebuah sepeda motor.

Ada beberapa faktor yang menjadikan seseorang merokok untuk pertama kali, diantaranya karena diajak teman, ingin coba (penasaran), sedang stress, ingin keren seperti di film-film, karena sering disuru membeli rokok oleh ayah, dan lain sebagainya. Faktor ajakan teman merupakan faktor terbesar yang mempengaruhi seseorang menjadi perokok, biasa jika dia tidak mau mencoba akan diejek oleh teman-temannya karena tidak tahan ejekan, dia mencoba untuk merokok. Ingin coba juga merupakan faktor penting yang mempelopori seseorang menjadi perokok, biasanya dia akan mencoba sebatang, dua batang, dan seterusnya. Ketika dirasanya enak, maka akan melanjutkan kebiasaan itu. Pasti saudara-saudari bertanya, mengapa 'karena disuru Ayah membeli rokok' merupakan salah satu faktor yang membuat seseoarang menjadi perokok? Seperti pribasa 'Lancar Kaji karena Diulang' kebiasaan menyuruh anak membeli rokok dapat menanamkan mindset yang tidak baik bagi anak karena hal itu menjadikan anak familiar dengan rokok dan ketika dia ingin mencoba untuk pertama kali, dia tidak takut kerena ayahnya sendiri pun merokok. Untuk itu hati-hati kepada orang tua yang merokok, jangan jadikan anak Anda korban berikutnya.

Pada postingan kali ini saya tidak membahas bagaimana tips menghentikan dari kebiasaan merokok, tapi kali ini saya akan memberikan tips untuk menghindari godaan untuk merokok di kali pertama dan saya juga akan memberikan tips untuk para perokok kelas berat agar menjadi perokok yang mempersiapkan diri sebelum penyakit akibat merokok itu datang.

Untuk menghindari godaan merokok untuk kali pertama yang harus kita persiapkan adalah niat yang kuat untuk tidak mau menjadi perokok. Karena tanpa niat yang kuat dari saudara-saudari, tulisan saya ini hanya 'butiran debu'. Selain niat, cara menolak teman secara halus dan tidak menyinggung perasaan harus kita persiapkan sebelum bergabung atau nongkrong bareng teman perokok. Misalnya ketika ditawari rokok, "hei, ini rokok, cobalah!" Anda cukup menjawab "Makasih, letakkan dulu disitu, nanti kalau mau aku ambil." itu salah satu jawaban elegan yang elegan tanpa menyakitkan hati teman, tapi semua itu tetap harus kita dasari dengan niat yang kuat untuk tidak merokok. Untuk orang yang ingin merokok karena stress, hal tersebut bisa di alihkan dengan hal lain, seperti makan, pergi ke laut, karaoke, olah raga, cuthat di media sosial, ya pokoknya jangan merokok lah.

Untuk saudara-saudara yang terlanjur menjadi perokok kelas berat dan belum berniat untuk berhenti, berikut ada beberapa cara yang menjadikan kegiatan merokok anda memiliki 'sedikit' dampak positif, diantaranya:

  1. Beri Rp 1.000,- kepada penjual rokok tiap Anda membeli satu bungkus rokok. Hal tersebut bisa jadi salah satu cara beramal sehingga uang Anda yang digunakan untuk membeli rokok tidak sepenuhnya untuk difoya-foya kan, masih ada 'sedikit' nilai-nilai sosial di dalam kegiatan merokok Anda.
  2. Sisihkan dan tabung dicelengan Rp 1.000,- setiap Anda membeli sebungkus rokok. Hal tersebut sebagai simpanan ketika di masa depan Anda mengalami sakit karena merokok, sehingga tidak terlalu memberatkan keluarga Anda, sudah kena asapnya masa harus kena bayar biaya perobatan lagi. Selain itu tabungan ini dapat tergambar kira-kira berapa bungkus Anda merokok selama setahun (hasil bukan jumlah pasti karena terkadang rokok Anda diminta orang dan Anda meminta rokok orang lain).
  3. Buat batas maksimum jumlah rokok yang dihisap per hari. Misalnya mulai hari ini, setelah membaca postingan ini Anda menetapkan kalau sehari hanya boleh menghisap satu bungkus, tidak boleh lebih, kurang boleh. Karena biasanya seseorang semakin banyak merokok ketika mereka tidak ada aktifitas, tetapi apabila Anda sudah menetapkan batas maksimum, walaupun tanpa aktifitas Anda harus ingat dengan ikrar maksimum Anda.
  4. Tips keempat ini saya dapat dari senior saya, walaupun caranya sedikit mubazir bari para perokok tetapi bagi bukan perokok cara ini adalah tanda kepedulian kita terhadap teman perokok kita, yaitu dengan mengurangi asupan racun ke tubuh teman kita yang perokok tersebut. Caranya adalah ketika kita berkumpul dengan teman kita yang perokok, ambil sati batang rokoknya dari bungkusnya, pegang-pegang dan saat si perokok sedang lengah, buang rokok itu, sehingga kita sudah mengurangi teman kita dari bahaya racun, walaupun cuma sebatang. Coba bayangkan jika kita berkumpul 7 orang dan dari 7 orang cuma 1 yang perokok, 6 orang lainnya melakukan hal seperti diatas, hmmmmm.... dijamin teman perokok anda itu tidak akan mau lagi duduk bersama. hahahahaha
Tips ini hanya seonggok huruf-huruf jika tidak kita mulai melakukannya. Merokok tidak hanya berbahaya bagi kesehatan pribadi tetapi juga berbahaya juga untuk orang di sekitar kita, dan merokok juga perbuatan yang tidak didukung dan diminta untuk menjauhinya oleh ajaran agama. Untuk teman-teman yang tidak merokok, ayo kita dukung teman-teman perokok kita dengan melakukan tips No.4 karena dalam hidup ini kita sukses untuk menyukseskan. 

@hendraahong

Senin, 23 Februari 2015

tidur selesai subuh, nikmat yang merugikan...



“Barangsiapa shalat fajar (shalat subuh) berjamaah di masjid, kemudian tetap duduk berdzikir mengingat Allah, hingga terbit matahari lalu shalat dua rakaat (shalat dhuha), maka seakan-akan ia mendapatkan pahala haji dan umrah dengan sempurna, sempurna, dan sempurna.” (HR. Tirmidzi)

Tidur setelah subuh merupakan hal yang menyenangkan, terlebih apabila kita kesulitan tidur pada malam hari, maka waktu ba'da subuh sampai terbitnya matahari merupakan waktu paling nyaman untuk melanjutkan tidur. Tetapi, tidur selepas subuh merupakan perbuatan yang tidak baik bagi kesehatan karena dapat menyebabkan berbagai penyakit badan, di antaranya adalah melemahkan syahwat. (Zaadul Ma’ad, 4/222). Bagi pemeluk agama islam, tidak dianjurkan tidur di pagi hari karena disitu waktu terbukanya pintu rizki dan datangnya barokah (banyak kebaikan). Hal tersebut seperti sabda Rasulullah Saw. "Ya Allah, berkahilah umatku di pagi hari mereka". (HR. Shakhr Al Ghamidi). 

Oleh karena itu kita harus membuang kebiasaan buruk itu, memang sulit pada awalnya karena saya sendiri pernah mengalaminya, tetapi apabila didasari tekat yang kuat, InsyaAllah kita pasti bisa melakukannya. Mengambil dari berbagai sumber dan pengalaman pribadi, berikut kami sampaikan beberapa tips untuk mengatasi kebiasaan tidur selepas subuh:

1.    Niat yang Sungguh-sungguh

Hal pertama yang harus kita punya adalah niat yang kuat untuk berubah, karena segala sesuatu yang tidak didasari niat yang kuat tidak akan bertahan lama. Pada awalnya, buatlah deklarasi perubahan dengan menuliskan kata "Selesai shalat subuh jangan tidur lagi...!!!" dan menempelkannya di kamar tidur, jadikan tulisan tersebut deklarasi perubahan dan tanamkan dalam diri bahwa hukuman berat akan diterima bila melangarnya.


2.    Tidur Lebih Awal

Salah satu faktor penyebab kita tidur lagi selepas subuh adalah waktu tidur yang belum cukup atau waktu tidur yang terlalu singkat. Oleh karena itu, mulai sekarang biasakan untuk tidur lebih awal, apabila anda belum bisa memejamkan mata, jangan beranjak dari tempat tidur anda, tetaplah dalam posisi rileks ketika ingin tidur, karena posisi tersebut lebih baik daripada anda melakukan aktifitas lain menunggu rasa kantuk datang. Walaupun tidak dalam keadaan tidur, posisi seperti itu membuat organ-organ tubuh dalam keadaan istirahat, sehingga meskipun waktu tidur sedikit, badan anda tetap terasa segar.


3.    Mandi Sebelum Shalat Subuh

Mandi sebelum shalat subuh membuat tubuh menjadi lebih segar dan niat untuk tidur lagi menjadi berkurang. Selain itu, banyak manfaat positif bagi kesehatan jika kita mandi sebelum subuh, yaitu melancarkan peredaran darah, menjadikan kulit wajah awet muda, meningkatkan jumlah sel darah putih, mencegah penyakit darah tinggi, dan menghilangkan stress. Tetapi mandi sebelum subuh ini tidak dapat dilakukan oleh sebagian orang, yaitu orang yang memiliki penyakit berat, rematik, dan penyakit kulit.


4.    Melakukan Kegiatan yang Menghibur

Kebanyakan alasan orang tidur lagi selepas subuh karena mereka tidak punya kegiatan yang ingin dikerjakan. Mulai sekarang, set schedule harian setiap habis subuh. Misalnya, pada hari Senin selepas subuh kamu menonton film bagus yang baru didownload, selasa karaoke di kamar, rabu lari pagi, kamis pergi ke warung kopi, dan seterusnya. Buatlah agenda rutin harian yang beraneka ragam agar pagimu penuh dengan kegiatan yang kamu sukai.


5.    Melakukan Kegiatan yang Produktif

Melakukan kegiatan yang produktif (menggunakan tenaga lebih) diawal masa-masa perjuangan untuk merubah kebiasaan tidur selepas subuh merupakan hal yang sulit. Tetapi apabila empat tips diatas sudah bisa kita jalankan dengan baik, tips ke lima ini sudah bisa kita coba. Setelah kita sudah mulai terbiasa tidak tidur selepas subuh maka kita sudah bisa mulai melakukan hal produktif seperti mencoba untuk membersihkan halaman rumah, menanam bunga, mencuci pakaian, merapikan lemari, dsb. Jika kita mencoba hal ini di awal proses perubahan, kegiatan produktif ini merupakan kegiatan yang sulit untuk dilakukan, tetapi apabila kebiasaan kita sudah berubah dari tidur selepas subuh menjadi tidak tidur selepas subuh, hal-hal produktif ini bisa menjadi penghias kegiatan menghibur agar tidak merasa jenuh dan bosan.

Demikian beberapa tips mengatasi kebiasaan tidur selepas shalat subuh, tidak ada salahnya kita praktikkan untuk hidup yang lebih baik. Apabila saudara-saudari punya tips lainnya untuk mencegah kebiasaaan tidur selepas subuh, silahkan posting di komentar. Buya Hamka mengatakan,"Kalau hidup sekedar hidup, kera di rimba juga hidup. Kalau kerja hanya sekedar kerja, kerbau disawah juga bekerja." Oleh karena itu, mari kita jadikan awal hari (selepas waktu subuh) menjadi waktu kita berusaha untuk menuai keberkahan dan rezeki dari Allah sehingga mimpi dan cita-cita kita bisa terwujud seperti yang kita inginkan. Bukan hanya hidup seperti air mengalir, karena kita Sukses untuk menyukseskan.

@hendraahong 


Minggu, 22 Februari 2015

Kuliah atau Kuli-ah?

Siswa SMA membayangkan kuliah merupakan masa yang indah, penuh kebebasan, lebih gaul, lebih santai. Tapi setelah terjun ke dunia perkuliahan, mereka kecewa karena kuliah itu tidak seenak di FTV. Mulai dari banyak tugas, mata kuliah yang sulit dimengerti, sampai masalah keuangan yang sulit di manage. Mereka yang dulunya saat pulang sekolah dapat langsung menikmati makan siang yang sudah disiapkan orang tua, tetapi saat ini keadaan harus berubah 360 derajat. Mau makan harus masak dulu atau beli dulu, terlalu sering makan di luar, bisa-bisa uang bulanan habis sebelum tanggalnya. Belum lagi masalah bangun pagi. Yang dulunya selalu dibangunkan orang tua, sekarang harus bangun sendiri. Bisa-bisa telat kalau kuliah pagi.

Problem awal yang biasanya dihadapi mahasiswa baru adalah informasi. Saat SMA semua pengumuman pasti akan di infokan oleh pihak sekolah, tetapi saat di bangku kuliah, semua informasi harus kita cari sendiri. Tak jarang banyak mahasiswa yang lost informasi, yang akibatnya bisa mengganggu proses perkuliahan. Seperti saat pendaftaran ulang, pengarahan  KRS, pembayaran SPP, dan sebagainya.

Semester satu dimulai dengan serangkaian program perkenalan (ospek), mulai dari tingkat universitas, fakultas, jurusan, dan organisasi kampus lainnya. Disinilah tonggak awal mahasiswa ingin Kuliah atau Kuli-ah. Sebagian mahasiswa mengikuti kegiatan ospek hanya untuk formalitas saja, ada pula yang mengikuti ospek dengan khidmat dan penuh penghayatan sehingga jiwa dan raganya ikut terhanyut dalam kegiatan ospek tersebut. Biasanya mahasiswa jenis ini akan tampil lebih aktif selama kegiatan ospek dan segera bergabung ke oranisasi kampus tersebut.

Terus apa bedanya Kuliah dengan Kuli-ah? Menurut saya (kalau saudara tidak setuju, boleh sedelapan atau sesembilan kok) bedanya adalah Kuliah merupakan segera mengimplementasikan hal yang dipelajari kedalam suatu tindakan nyata, sarananya bisa dimulai dari diri sendiri, dalam orgaisasi, keluarga, masyarakat. Sebagai contoh ketika kita kuliah di jurusan FKIP Bahasa Inggris, ketika kita sedang kuliah (misal semester 1 atau 2) kita bisa mulai mencoba untuk melamar menjadi mentor di suatu bimbingan belajar, apabila belum beruntung kita bisa coba untuk mengajarkan anak-anak sekitar rumah atau kos bahasa inggris, hal tersebut bisa mengasah kemampuan mangajar kita dan hal positif tersebut akan mendatangkan kebaikan untuk kita, walaupun tidak sekarang kita rasakan, begitu juga jurusan lainnya, seiring berjalannya waktu kita pasti akan mendapatkan ide-ide kreatif. Begitu pun dengan bergabungnya kita ke organisasi mahasiswa, hal tersebut dapat menambah pengalaman baik untuk mahasiswa yang ingin bekerja setelah lulus kuliah ataupun yang ingin menjadi wirausaha. Di organisasi kita diajarkan teamwork, leadership, public speaking, decision maker, dan lain sebagainya yang kurang kita dapati di kelas saat kuliah. Organisasi juga dapat dijadikan ajang tukar pikiran di bidang akademik, sehingga kita terlalu stres untuk menyelesaikan masalah PR yang tidak sanggup kita kerjakan.  

Sadangkan mahasiswa yang Kuli-ah adalah mahasiswa yang dijadikan kuli (Pekerja kasar yang menggunakan tenaga dalam mengerjakan tugas yang biasanya berat) oleh matakuliah yang diambilnya. Datang tepat waktu, catatan lengkap, semua tugas dikerjakan, pada saat menjelang ujian biasa banyak didekati oeh mahasiswa lainnya untuk memfotokopi catatannya. Mereka menganggap belajar dikelas saat kuliah merupakan satu-satunya sumber ilmu. Tidak berinteraksi dengan teman-teman diluar teman sekelasnya, padahal kehidupan selesai kuliah tidak semudah yang dibayangkan. Biasanya mahasiswa tipe ini sering 'gagap' dalam menghadapi persoalan nyata di tengah masyarakat, sedangkan mahasiswa mempunyai tanggung jawab soasial bagi masyarakat. Parahnya, mahasiwa tipe ini biassanya tidak mau bekerja bila tidak sesuai dengan bidang ilmunya. Lebih memilih menganggur daripada harus menahan malu bekerja yang bukan bidang ilmunya.

Menurut survey National Association of Collegs and Employers (NACE) pada tahun 2002 di USA dari hasil jajak pendapat pada 457 pengusaha, bahwa IPK hanyalah nomor 17 dari 20 kualitas yang dianggap penting dari seorang lulusan PT. Kualitas yang menduduki peringkat atas adalah kemampuan soft skill. Pun disebutkan dalam buku The Millionaire Mind karya Thomas stanley, disebutkan dari hasil jajak pendapat melibatkan 733 multimillionaire. Menyimpulkan faktor utama kesuksesan adalah jujur, bergaul dengan baik, disiplin, memiliki pasangan yang mendukung, dan giat bekerja.


Sekarang pilihan berada di tangan saudara sekalian, ingin menjadi mahasiswa yang Kuliah (lebih sibuk, lebih capek, lebih banyak tantangan karena harus memikirkan dan mengerjakan hal lain di luar perkuliahan) atau menjadi mahasiswa yang Kuli-ah (lebih santai, lebih tenang). bagi yang sudah alumni (baik mahasiswa aktivis maupun mahasiswa yang hanya fokus pada pelajaran), silahkan tinggalkan komentar saudara-saudari agar dapat menjadi pelajaran bagi pembaca sekalian. Karena kita sukses untuk menyukseskan.

@hendraahong


Sabtu, 21 Februari 2015

Wanita sebagai Agen Perubahan

'Dibalik pria sukses, ada wanita hebat di belakangnya'. Begitulah pepatah mengatakan. Pada postingan kali ini saya akan membahas andil seorang wanita dalam meraih kesuksesan seorang pria. Sebagai contoh, ada seorang pria, dulunya tidak pernah shalat, tetapi ketika lelaki tersebut memiliki hubungan dengan seorang gadis (berpacaran) tiba-tiba lelaki tersebut menjadi sosok yang rajin beribadah. Walaupun niat awalnya menarik simpati wanita, tapi apabila ibadah itu dilakukan secara berkelanjutan dan dalam waktu yang lama maka ibadah tersebut menjadi kebiasaan dan yang awalnya niat untuk mencari simpati pacar akan berubah menjadi niat tulus untuk beribadah. Hal tersebut merupakan salah satu contoh wanita sebagai agen perubahan untuk kesuksesan seorang pria, dalam kasus tersebut wanita tersebut dapat merubah lelaki yang dulunya jarang ibadah menjadi taat.

Jika kita menilik tokoh-tokoh sukses seperti David Beckham, Mario Teguh, dan Ridwan Kamil, kesuksesan meraka tidak lepas dari para istri mereka yang selalu mendukung sejak awal mengikat tali suci pernikahan. Disaat susah dan senang sang istri tetap mendukung, mendoakan, dan menyemangati sang suami.

Setidaknya, setiap orang punya satu wanita yang selalu mendukung kesuksesannya sejak awal kelahirannya. Wanita itu adalah ibu. Tanpa jasanya kita tidak bisa tumbuh baik dan berpendidikan seperti saat ini.

Di sisi lain, terkadang seorang wanita juga dapat merubah seorang pria berpribadi baik menjadi pria yang berpribadi jahat. Demi memenuhi permintaan wanitanya, pria rela melakukan apapun baik atau buruk. Tak salah apabila orang berkata 'cinta itu buta'.

Bila kita ibaratkan hati lelaki itu kemeja putih dan wanita itu adalah getah pohon. Ketika jatuh cinta diibaratkan getah pohon yang mengenai kemeja putih. Saat hubungan itu diakhiri maka seperti mencuci kemeja putih yang terkena getah pohon, warna getah itu tidak hilang dari kemeja tersebut. Bekas itu diibaratkan kenangan akan wanita itu tidak hilang meski dimakan waktu, kebaikan dan kenangan bersama sang wanita akan selalu diingat sang pria meski 'tak hidup' dengannya. Begitu juga sakit hati yang ditimbulkan sang wanita akan ada tempat tersendiri dihari pria. 

Bagaimana dengan sahabat sekalian? Apakah pernah memiliki pengalaman tentang wanita yang menjadi juru perubahan sahabat sekalian? Silahkan tinggalkan komentar sahabat.

@hendraahong

Siapakah diriku sebenarnya?

Siapakah diriku sebenarnya? Sebuah pertanyaan singkat yang membutuhkan jawaban seumur hidup untuk menjawabnya. Tidak hanya sebuah nama, karena nama belum mencerminkan seluruh diri. Latar belakang orang tua? Mungkin! tapi bagaimana dengan dia yang tanpa Ibu Bapak sejak dia belum mengenal kata. Bagaimana caranya mengetahui jati dirinya?

Bersyukurlah kita yang dihadiahi kelengkapan keluarga dalam menjalani hidup mula-mula. Mungkin aku lupa, tapi ilmu awalku adalah ucapan orang tua. Yang membesarkanku tanpa memperdulikan lara luka hidup. Berjuang mengucur kengingat demi masa depanku yang cemerlang.

Jika kita ingin tahu siapa dan akan jadi apa sesuai bakatmu, duduklah disamping orang tua, mulailah bertanya apakah kebiasaanmu sewaktu kecil, apa mainan kesukaanmu, apa permainan kesukaanmu, makanan kesukaanmu, pakaian kesukaanmu, film kartun kesukaanmu, dan lain sebagainya. Karena cara termudah mencapai mimpi dan cita-cita adalah dengan membuat mimpi yang cara mencapainya dengan hal yang kita sukai.

Siapakan diriku? Mungkin aku belum bisa menjawabnya sekarang. Karena aku pun dalam proses mencarinya. Semoga aku dapat mengetahuinya sebelum kuhembuskan nafas terakhirku. 

@hendraahong

Lingkungan dalam Pemasaran Islam

Sumber      Dalam dunia bisnis, lingkungan pemasaran memiliki peran penting dalam menentukan keberhasilan suatu strategi pemasaran. Dalam p...